BERBAGI

WASHINGTON, – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan pidato pertamanya di hadapan Kongres pada Selasa (28/2) malam waktu setempat di Gedung Capitol, Washington. Dalam pidatonya, Presiden Trump menyoroti tiga pilar utama yang dicanangkan dalam program kerjanya.

Presiden Trump mengungkapkan ketiga pilar program tersebut yaitu reformasi pajak perusahaan untuk membuat bisnis Amerika menjadi lebih kompetitif, rencana pembiayaan baru bagi perawatan kesehatan untuk menggatikan Obamacare, meningkatkan belanja pertahanan militer dan pengeluaran baru lainnya yang dibiayai diluar dari pendanaan pajak.

“Reformasi pajak ini merupakan salah satu rencana fenomenal yang menandai kembalinya rencana paling ambisius terhadap perubahan tarif pajak orang pribadi maupun perusahaan sejak reformasi Reagan yang menjadi sejarah tiga dekade lalu,” ungkapnya dalam pidato tersebut.

Reformasi Pajak untuk Bisnis Amerika

Saat ini, tim ekonomi Trump tengah mengkaji dan mematangkan kebijakan untuk memangkas tarif pajak penghasilan badan yang saat ini sebesar 35%. Guna menutupi berkurangnya penerimaan negara akibat pemangkasan tarif pajak, Trump mengusulkan untuk mengenakan pajak atas penjualan impor sebesar 20%.

Sesuai dengan rencana reformasi pajak yang dicanangkannya saat Pemilu Presiden AS, Trump mengatakan reformasi pajak secara keseluruhan yang akan dilakukan berdampak pada meningkatkan utang hingga mencapai US$2,9 triliun (Rp38.706 triliun). Namun, di sisi lain hal ini juga bertujuan untuk menarik investasi masuk ke AS.

“Pada saat yang bersamaan kami akan memberikan keringanan pajak untuk masyarakat kelas menengah di AS,” pungkasnya.

Mencabut Obamacare

Trump meminta Kongres untuk mencabut Obamacare karena kebijakan tersebut dinilai sebagai suatu kebijakan yang salah. “Mewajibkan setiap warga AS untuk membeli asuransi kesehatan bukan solusi bagi Amerika. Untuk membuat asuransi kesehatan terjangkau caranya adalah dengan menurunkan biaya asuransi kesehatan,” kata Trump.

Belanja Pertahanan

Trump juga menyampaikan rencananya kepada Kongres untuk kembali membangun kekuatan militer AS. Trump mengatakan anggaran belanja yang akan diberikan untuk militer akan sangat besar, sekitar US$54 miliar (Rp720 triliun) atau sekitar 10%. Sebaliknya, anggaran untuk non-pertahanan dan program bantuan luar negeri akan dikurangi. Untuk bantuan luar Negeri ditetapkan sebesar US$40 miliar (Rp533 triliun) per tahun.

Sementara itu, seperti dilansir Fortune, Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan saat ini prioritas Presiden Trump adalah untuk meloloskan pengurangan pajak untuk warga kelas menengah dan pajak perusahaan. Kantoran Anggaran Gedung putih mengeluarkan anggaran yang memastikan bahwa anggaran sementara akan segera dirilis pada pertengahan Maret 2017. (Amu)

– See more at: http://news.ddtc.co.id/artikel/9468/amerika-serikat–ini-3-hal-penting-pidato-kongres-pertama-presiden-trump/#sthash.aMsqU2aZ.dpuf