BERBAGI

Jakarta – Kecamatan Grogol Petamburan melakukan operasi Bina Penduduk (Biduk) di indekos (kosan) tempat terbunuhnya Murtiyaningsih, Laguna Residence, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Selain itu, pihak kecamatan memasang segel tanda belum membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Dalam Sidak ini, terdata 124 penghuni kos yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta serta tidak ada Surat Keterangan Domisili Sementara (SKDS). Kosan ini sendiri terdapat 274 kamar dengan lima lantai.

“Hampir semua memiliki KTP daerah. Semua didata oleh Pak RT, dari RT ke kelurahan. Nanti dia punya SKDS,” ucap Camat Grogol Petamburan Achmad Sajidi, kepada wartawan di lokasi kosan, Selasa (26/7/2017).

Saat melakukan operasi, tidak ditemukan warga yang melakukan hubungan intim tanpa ikatan suami istri. Camat membantah kosan itu menjadi tempat prostitusi.

“Tidak ada itu. Kalau misalkan online kan di mana saja bisa (berhubungan). Kalau kejadian itu kan harus ketahuan. Jadi tidak bisa digeneralisir,” ujar Achmad.

Selain itu, pihak kecamatan melakukan penempelan stiker penunggakan PBB. Stiker itu dipasang di kaca pintu masuk kosan.

“Itu pajak PBB, belum bayar sekitar 120 juta. Tapi, kalau izin tempat kosan, di sini sudah ada,” kata Achmad.

Tak hanya itu, kosan tersebut memiliki masalah di tangga darurat. Tangga darurat terlihat keropos serta membahayakan bagi penghuni kosan. Selain itu, pintu menuju tangga darurat pun terkunci dan terhalang barang milik penghuni.

Tangga darurat di kosan Murti. Tangga darurat di kosan Murti. Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom

“Selain tangga darurat, alat pemadam api ringan pun masih kurang. Tapi pengelola mengatakan akan memenuhi semuanya. Termasuk menambah CCTV dan petugas pengamanan,” kata Achmad.