BERBAGI

MADRID – Kasus penghindaran pajak yang melibatkan bintang pesepak bola Real Madrid Cristiano Ronaldo, kini semakin rumit. Pasalnya otoritas pajak Spanyol telah mengungkapkan adanya 2 perusahaan berbasis Dublin yang terlibat dalam kasus tersebut.

Akibat dari penghindaran pajak itu, Cristiano Ronaldo diganjar 2 tahun hukuman penjara dan denda EUR18,8 juta atau Rp317,24 miliar. Keputusan ini terbit usai Ronaldo mengaku atas 4 tuduhan penghindaran pajak, berdasarkan aturan hukum yang berlaku di Spanyol.

Dalam sebuah buku analisis hasil tulisan Rafael Buschmann dan Michael Wulzinger mengungkapkan adanya ‘penawaran kotor di balik permainan indah’ Ronaldo dalam menyalurkan kekayaannya kepada perusahaan di Irlandia.

“Perusahaan Polaris dan MIM yang terdaftar di Ulysess House, gedung perkantoran termahal di Dublin, memainkan peran sentral dalam kasus pajak Ronaldo. Saat ini kabarnya kedua perusahaan itu telah pindah lokasi,” demikian mengutip thesun.ie, Rabu (11/7).

Tak hanya 2 perusahaan yang terlibat dalam kasus itu, pajak atlet (image rights) Ronaldo yang ditangani oleh Tollin Associates pun dikabarkan berbasis di Virgin Islands Inggris, suatu tempat yang cukup terkenal dengan suaka pajak (tax haven).

Berdasarkan kemelut pajak tersebut, Jaksa Spanyol mengklaim Tollin Associates memberikan hak sepihak secara langsung kepada MIM dengan tujuan untuk menghindari otoritas pajak dalam memajaki penghasilan Ronaldo.

Sebagai informasi, Ronaldo akan berganti tim dari Real Madrid ke Juventus. Karenanya, dia akan terkena pajak atas dividen yang cukup besar jika pindah ke tim sepak bola di Italia tersebut. Aturan pajak di Italia pun kembali akan merangkul sebagian penghasilannya.

Pasalnya kebijakan terbaru yang berlaku di Italia memungkinkan wajib pajak untuk membayar sedikitnya EUR100 ribu atau Rp1,68 miliar untuk pajak penghasilan (PPh) yang berasal dari luar negeri.

Pekan lalu, Juventus meminta FIAT sebagai sponsor utama untuk membantu beban keuangan atas penandatanganan gabungnya Ronaldo dengan penghasilan GBP26,4 juta atau Rp503,63 miliar per musim. Meski begitu, FIAT sejauh ini masih mempertimbangkan terkait dalam mensubsidi gaji Ronaldo di Juventus. (Gfa/Amu)