BERBAGI

JAKARTA –  Pembuka tahun 2018 ditandai dengan pertumbuhan positif penerimaan pajak. Ditjen Pajak merilis data setoran pajak tumbuh 12% pada Januari 2018.

Dirjen Pajak Robert Pakpahan mengharapkan capaian positif ini dapat dijaga sepanjang tahun. Membaiknya kinerja pajak ini sebagai pertanda membaiknya kondisi ekonomi nasional.

“Penerimaan tumbuh 12% di Januari 2018. Jadi itu cukup bagus. Mudah-mudahan bulan depan masih naik,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (12/2).

Seperti yang diketahui, setoran pajak bulan Januari 2018 lebih baik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp69,9 triliun. Sementara itu, pada Januari 2018 angkanya mencapai Rp78,29 triliun.

Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajaak Ditjen Pajak Yon Arsal menjelaskan tumbuhnya setoran pajak ditopang naiknya setoran pajak penghasilan (PPh) dan pajak pertambahan nilai (PPN).

“PPh tumbuh double digit, PPN 10%. Impor tumbuh bagus. Jadi cukup optimis lah dibanding periode yang sama tahun lalu sekitar 5%. Kita starting point lumayan dibanding tahun lalu,” terangnya.

Yon menambahkan kinerja positif pajak ini tidak berdiri sendiri. Membaiknya ekonomi nasional menjadi salah satu pendorong kinerja penerimaan pajak bisa tumbuh sebesar dua digit. Ia berharap momentum baik ini dapat berjalan sepanjang tahun.

“Itu artinya momentum pertumbuhan ekonomi yang tahun kemarin sudah terjadi sekarang dan masih kita jaga. Tahun lalu kan Desember atau sampai kuartal terakhir bagus. Ini masih terusan dari yang kemarin sebenarnya, momentumnya dijaga,” tutupnya. (Amu)