BERBAGI

JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Tito Karnavian baru saja melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan pajaknya melalui fitur SPT elektronik yang dimiliki oleh Ditjen Pajak, yaitu e-filing. Fitur itu sengaja dibuat untuk mempermudah wajib pajak dalam melaporkan SPT Tahunannya.

Seperti dilansir akun Instagram Ditjen Pajak, Tito mengajak dan mewajibkan seluruh pejabat negara dan Anggota Polri untuk taat melaporkan pajak secara rutin dan tepat waktu. Terlebih, fitur e-filing bisa diakses kapan pun dan di mana pun oleh seluruh wajib pajak.

“Hari ini, Kapolri melaporkan SPT Tahunan pajaknya melalui e-filing,” demikian dilansir akun resmi Instagram Ditjen Pajak, Jumat (16/3).

Di samping itu, Tito menjadi salah satu dari sekian banyak pejabat negara yang melapor SPT melalui e-filing. Terlebih, beberapa hari lalu juga cukup banyak seniman maupun wajib pajak besar yang juga sudah melapor SPT melalui e-filing.

Untuk melapor via fitur SPT elektronik ini, wajib pajak harus memastikan telah memiliki kode Electronic Filing Identification Number (EFIN) terlebih dulu. EFIN merupakan nomor identitas yang diterbitkan oleh Ditjen Pajak kepada wajib pajak untuk melakukan transaksi elektronik. Wajib pajak bisa mendapatkan Kode EFIN dengan meminta ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdaftar.

Ditjen Pajak mencatat sebanyak 18 juta orang menyampaikan SPT di tahun ini. Dari jumlah itu, Ditjen Pajak menargetkan sebanyak 80% bisa menyampaikan SPT di 2018 atau sekitar 14,4 juta. Pelaporan SPT dari wajib pajak menjadi penting dalam rangka bersama-sama berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.

Namun, hingga 15 Maret 2018, jumlah wajib pajak yang melaporkan SPT baru mencapai 5,1 juta orang. Ditjen Pajak mengimbau agar pelaporan pajak dilakukan sesegera mungkin dan tidak perlu menunggu hingga menjelang batas akhir pelaporan.