BERBAGI

BANGKA – Realisasi pendapatan pajak Pemprov Kepulauan Bangka Belitung hingga 18 Oktober 2018 telah mencapai 95,74% dari target Rp645,61 miliar.

Kepala Bidang Pajak Badan Keuangan Daerah Pemprov Bangka Belitung (Babel) Herwanita mengatakan pihaknya sangat optimis akan dapat melampaui target pendapatan pajak tersebut pada akhir tahun nanti.

Dari tujuh jenis pendapatan pajak yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Air Permukaan, Pajak Bahan Bakar dan Pajak Rokok. Realisasi yang masih rendah ialah pendapatan dari PKB yakni 79,05%.

“PKB ini masih rendah mungkin karena ekonomi masyarakat, tapi kita terus melakukan berbagai upaya misalnya dengan mendekatkan pelayanan melalui samsat keliling, nanti juga kita akan meluncurkan Setempoh, untuk datang langsung ke masyarakat,” ujarnya, Jumat (19/10/2018).

Herwanita menjelaskan pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan dan kepada masyarakat terkait perpajakan. Untuk PKB dan BBNKB, pihaknya mengoptimalkan data setelah pemutihan tahun lalu.

Dengan demikian, pihaknya sudah memiliki data untuk meningkatkan pendapatan pajak. “Tahun ini tidak ada pemutihan, data-data kendaraan waktu bayar pajak itu yang kita gencarkan terus agar mereka tahun ini kembali membayar,” katanya.

Menurutnya, tahun depan target pendapatan pajak akan kembali meningkat. Oleh karena itu, katanya seperti dilansir bangka.tribunnews.com, pihaknya terus berupaya untuk menggali potensi pajak yang ada. (Bsi)

Realisasi Penerimaan Pajak Bangka Belitung per 17 Oktober 2018

No   Jenis Pajak  Realisasi Target Porsi (%)
1 PKB Rp208 miliar Rp165 miliar 79
2 Denda PKB Rp9,0 miliar Rp9,7 miliar 108
3 BBNKB Rp165 miliar Rp183 miliar 110
4 Denda BBNKB Rp390 juta Rp770 juta 197
5 Pajak Air Permukaan Rp6,3 miliar Rp7,3 miliar 116
6 Pajak Bahan Bakar Rp181 miliar Rp192 miliar 106
7 Pajak Rokok Rp74 miliar Rp60 miliar 81
Total Rp645 miliar Rp618 miliar 95,74

Sumber: Badan Keuangan Daerah Babel, 2018